Kamis, 09 Desember 2010

Lapisan Biosfer

Biosfer
Meskipun terdapat berbagai hipotesis, belum ada yang dapat dibuktikan oleh bukti ilmiah. Bumi masih merupakan satu-satunya planet yang dapat mendukung adanya kehidupan. Makhluk hidup dapat bertahan pada lingkungan yang beraneka ragam, dengan penyebaran yang terkonsentrasi pada lapisan tipis yang terdiri dari tanah, air dan udara yang disebut dengan biosfer. Bagian Bumi yang dapat ditinggali ini terdiri dari komunitas yang kompleks, binatang dan tunbihan hidup dengan hubungan yang dekat dengan lingkungan melalui pemindahan materi dan energi.
Antara Tanah, Air, dan Udara
Biosfer terdiri dari tiga lingkungan fisik yang secara tetap berhubungan untuk mempertahankan, membuat kembali, dan membangun kehidupan:
Pertukaran unsur kimia yang terjadi antara tiga elemen dapat menyeimbangkan ketiganya secara alamiah dengan mendaur ulang materi dan energi.





Pembagian Biosfer Secara Geogreafis: Bioma
Bioma, satuan ekolgi dalam skala yang besar, adalah komunitas makhluk hidup yang seragam. Bioma ditandai oleh pembentukan tumbuhan, yang bergantung pada kondisi iklim. Delapan bi0ma sudah dapat dikenali tersebar di seluruh biosfer.

Dinamika Biosfer

Tumbuhan, hewan, dan manusia adalah makhluk hidup atau lazim disebut organisme. Organisme itu dapat hidup karena ada tempat untuk hidup yang menyediakan semua kebutuhan untuk melangsungkan kehidupan. Tempat untuk hidup itulah yang disebut biosfer (berasal dari kata bio = hidup dan sphaira = tempat/lapisan).
Tidak hanya di permukaan Bumi, di dalam tanah dan di udara pun ada kehidupan. Pada kedalaman tertentu di dalam tanah, kamu dapat menjumpai berbagai macam organisme. Di udara pada ketinggian tertentu, kamu dapat melihat burung-burung dan berbagai makhluk terbang mencari makan. Berarti, tanah pada kedalaman tertentu dan udara pada ketinggian tertentu juga merupakan biosfer.
Kesimpulannya bahwa biosfer adalah bagian dari Bumi dan atmosfernya di mana organisme dapat hidup dan melangsungkan kehidupannya. Dengan kata lain, hanya di biosferlah sistem kehidupan dapat ditemukan.
Biosfer merupakan jenjang kehidupan tertinggi di Bumi Secara lebih terperinci, jenjang kehidupan atau tingkatan organisasi makhluk hidup adalah sebagai berikut.
1. Individu
Individu merupakan organisme tunggal yang termasuk dalam spesies tertentu. Contoh, seekor ayam, seekor kucing, sebatang pohon pisang, sebatang pohon kelapa, dan seorang manusia. Untuk mempertahankan hidupnya, satu jenis organisme dihadapkan pada masalah-masalah yang cukup rumit. Seperti untuk mempertahankan diri dari musuh atau untuk mendapatkan makanan.
2. Populasi
Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berkumpul dan hidup
pada suatu daerah dan waktu tertentu. Contoh, populasi ayam di desa
Jati Makmur pada tahun 2000 berjumlah 5.555 ekor. Ukuran populasi
dapat berubah sepanjang waktu. Perubahan ukuran dalam populasi
tersebut disebut dinamika populasi.

3. Komunitas
Komunitas adalah suatu kumpulan dari berbagai populasi pada suatu
kawasan tertentu yang saling berinteraksi dan memengaruhi satu sama
lain. Komunitas memiliki komponen yang lebih kompleks jika
dibandingkan dengan individu dan populasi. Dalam komunitas, semua
komponen saling berinteraksi dengan pola yang beraneka macam.
4. Ekosistem
Ekosistem merupakan suatu kumpulan dari komunitas yang berbeda
yang memiliki ciri khas yang berbeda dan memiliki hubungan yang
saling memengaruhi. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen
(tumbuhan hijau), konsumen (herbivora, karnivora, dan omnivora),
dan dekomposer/pengurai (mikroorganisme).
5. Bioma
Beberapa ekosistem yang terdapat pada suatu wilayah geografis dengan
iklim dan kondisi yang sama disebut biom. Semua biom di Bumi
dengan berbagai macam dan ragamnya membentuk tingkatan tertinggi
pendukung kehidupan yang disebut biosfer.
Berdasarkan fungsi dan aspek penyusunannya, ekosistem dapat dibedakan menjadi dua komponen, yaitu sebagai berikut.
1. Komponen Abiotik, yaitu komponen yang terdiri atas bahan-bahan tidak hidup (nonhayati), yang meliputi komponen fisik dan kimia, seperti tanah, air, matahari, udara, dan energi.
2. Komponen Biotik, yaitu komponen yang terdiri atas bahan-bahan yang bersifat hidup yang meliputi organisme autotrof dan heterotrof.
a. Organisme Autotrof adalah semua organisme yang mampu membuat atau mensintesis makanannya sendiri, berupa bahan organik dan bahan-bahan anorganik dengan bantuan energi matahari melalui proses fotosintesis. Semua organisme yang mengandung klorofil terutama tumbuhan hijau daun disebut organisme autotrof.
b. Organisme Heterotrof adalah semua organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, akan tetapi meman faat kan bahanbahan organik dari organisme lainnya sebagai bahan makanannya.
Organisme heterotrof terdiri atas tiga bagian, yaitu sebagai berikut.
1) Konsumen, yaitu organisme heterotrof yang secara langsung memakan organisme lain, seperti manusia dan hewan.
2) Pengurai (perombak atau dekomposer), yaitu organisme heterotrof yang mendapatkan makanan berupa bahan organik dengan cara merombak sisa-sisa organisme mati atau produk dari organisme hidup, seperti bakteri dan jamur;
3) Detritivor, yaitu organisme heterotrof yang memakan partikelpartikel organik atau remukan jaringan organik yang telah membusuk, seperti cacing tanah, siput, dan tripang.
  • Persebaran Flora dan Fauna di Dunia
ilmu yang mempelajari tentan flora dan fauna adalah biogeografi, Dalam pembahasan ilmu biografi terdapat 2 pendekatan
1.      biografi sejarah
2.    biografi ekologis
  • Biografi sejarah adalah studi tentang persebaran flora dan fauna dengan sudut pandang perkembangan dan evolusi kelompok organisme, iklim, migrasi dan gerakan bumi pada masa lalu serta hubungan ekologis masa lalu dan masa sekarang.
  • Biografi ekologi adalah studi tentang persebaran flora dan fauna dengan sudut pandang interaksi antarorganisme, interaksi organisme dengan lingkungan dan pengaruh interaksinya
3. Persebaran flora dan fauna di dunia
Menurut Alfred Russel Wallace persebaran fauna di dunia dikelompokkan menjadi enam wilayah, yaitu :

  • a. Wilayah Neartik
Meliputi seluruh wilayah Amerika Utara bagian tengah   terdiri atas padang rumput dan bagian utara merupakan hutan konifer seluruh Greenland, sedangkan hewannya berupa antilop, tupai dari Amerika Utara,bison, kalkun dan karibu
b. Wilayah Neotropik
Meliputi Mexico bagian selatan dan tengah serta Amerika Selatan, hewan-hewannya berupa kukang, armadillo, kuda, tapir, siamang dll
c. Wilayah Australis
Meliputi Selandia Baru, Irian, Maluku dan pulau-pulau di sekitarnya.  Hewannya terdiri atas kanguru, trenggiling, koala, cendrawasih, kura-kura, berbagai macam burung dll.
  • d. Wilayah Oriental
Meliputi wilayah Benua Asia, Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sri Langka dan Filipina, banyak terdapat hutan hujan tropis dan beraneka macam flora dan fauna, hewan-hewannya berupa harimau, gajah, gibon,orang utan dan badak bercula satu.
  • e. Wilayah Paleartik
Meliputi seluruh Eropa, Afganistan, Himalaya,Afrika, Inggris dan Jepang, hewannya terdiri atas bison, kucing kutub, menjangan kutub, landak
  • f. Wilayah Etiopian
Meliputi seluruh benua Afrika, Madagaskar dan wilayah Arab bagian selatan, banyak terdapat gurun yang menjadi pembatas wilayah satu dg lainnya, sehingga jenis binatangnya berbeda yang terdiri atas Gorilla, Simpanze, antelop, burung unta, zebra, kuda nil dan jerapah.
  •  
Gejala pada Biosfer
Keanekaragaman flora dan fauna menyebabkan keanekaragaman konsumsi bahan
pangan. Pada daerah penghasil padi penduduk makan nasi dari beras, pada daerah
gandum menggunakan terigu sebagai bahan untuk membuat makanannya.
Keberadaan hewan juga demikian, contoh orang Thailand menggunakan gajah untuk
membantu pekerjaannya, sedangkan di Indonesia penduduk memanfaatkan kuda,
sapi dan kerbau. Hal ini disebabkan karena keberadaan dari hewan-hewan itu.

Berbagai macam flora yang hidup dalam suatu kawasan tertentu membentuk suatu persekutuan hidup alam hayati dan lingkungannya yang sering kita sebut hutan.
Klasifikasi hutan
  • a. Menurut fungsinya
1).  Hutan lindung
Hutan yang berfungsi menjaga kelestarian  tanah dan tata airnya.
2). Hutan Suaka Alam
Hutan yang berfungsi untuk perlindungan alam hayati dan manfaat-manfaatnya yang terdiri dari cagar alam ( untuk perlindungan berbagai jenis tumbuhan ) dan suaka margasatwa ( untuk perlindungan berbagai jenis satwa )
3). Hutan Wisata
Hutan yang dipelihara khusus untuk tujuan pariwisata, baik yang ada di darat maupun laut ( contoh Bunaken )
4). Hutan Produksi
Hutan  yang khusus diambil kayu maupun non kayu sebagai hasil industri kayu, obat-obatan, penyamak kulit dll.
  • b. Menurut jenis pohonnya
1). Hutan Hiterogen
Hutan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis tanaman, misal hutan rimba, banyak terdapt di luar pulau jawa
2).  Hutan Homogen
Hutan yang ditumguhi oleh satu jenis tanaman saja, pada umumnya hutan ini dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya reboisasi/ penghijauan.
  • c. Menurut cara terjadinya
1).  Hutan Asli/Alamiah
Hutan yang terjadi secara alamiah, misal hutan rimba, bakau
2).  Hutan Buatan
Hutan yang sengaja dibuta oleh manusia untuk kepentingan tertentu, misal penghijauan / reboisasi.
  • d. Menurut tempat
1).  Hutan Pantai
2).  Hutan Rawa
3).  Hutan Pegunungan
  • e. Menurut iklim
1).  Hutan Hujan Tropik
Hutan yang terdapat di daerah tropik yang mendapatkan hujan merata sepanjang tahun, banyak terdapat di Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia Tenggara.
2).  Hutan Musim
Hutan yang terdapat di daerah tropik dengan musim kemarau yang panjang. Sehingga menggugurkan daunnya, banyak terdapat di India dan Asia Tenggara.
3).  Sabana
Padang rumput di daerah tropis yang diselingi tumbuhan, banyak terdapat di Australia dan Brazilia
4).  Stepa
Padang rumput di daertah tropis


5).  Taiga
Hutan yang ditumbuhi oleh jenis-jenis konifer yang tumbuh di daerah dingin, banyak terdapat di Amerika Utara, Eropa dan Asia.
2. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persebaran flora dan fauna.
  • a. Faktor penyebab
1). Cuaca dan iklim
2). Relief / ketinggian tempat
3). Manusia
  • b. Sarana penyebaran
1). Angin
misalnya biji-bijian yang terbawa oleh hempasan angin
2). Aliran air
misalnya tumbuhan atau biji-bijian yang terbawa oleh    aliran sungai
3). Lahan
misalnya adanya gerakan spesies di daratan
4). Manusia
misalnya flora dan fauna yang dipindah oleh manusia
  • c. Hambatan

1). Geografis
Kondisi geografi yang menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna terutama adalah bentang alam yang berupa samudra, padang pasir,  sungai dan pegunungan.
2). Biologis
Faktor yang menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna secara biologis antara lain habitat yang tidak sesuai dan tidak cocok lagi untuk kelangsungan hidup, tidak adanya persediaan makanan atau predator.
3). Tanah ( Edafik)
Kondisi tanah yang dapat menjadi penghambat penyebaran flora dan fauna antara lain, ketersediaan unsur hara, udara dan air.
  • b. Fauna Indonesia Tengah
Meliputi Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara dibatasi oleh garis Wallace di barat dan garis weber di timur, hewannya meliputi anoa, babi rusa,biawak, kuskus, komodo, buaya, ular dll
c. Fauna Indonesia Timur
Meliputi Papua dan pulau di sekitarnya sering disebut fauna dangkalan Sahul yang terdiri atas Kanguru,kadal, kura-kura dan berbagai jenis burung.



  • 5. Usaha melestarikan
Untuk menghindari kepunahan, maka dilakukan beberapa usaha antara lain larangan berburu dan dibutkan suaka margasatwa sebagai berikut :
NO
PROPINSI
LOKASI MAGASATWA
JENIS HEWAN
1.
DI Aceh
Kluet
Gunung Leuser
Orang Utan, Gajah
Orang Utan, gajah, tapir, macan, rusa
2.
Sumatra Utara
Sikindur
Langkat
Gajah, orang utan
Gajah, orang utan, macan
3.
Riau
Kerumutan
Pulau Berkah
Gajah dan tapir
Burung-burung laut
4.
Sumatra Barat
Rimbo Pantai
Siamang, tapir, harimau
5.
Lampung
Waykambas
Gajah, orang utan, harimau
6.
Jawa Barat
Panaitan dan ujung Kulon
Badak cula satu, babi hutan, banteng dan rusa
7.
Kalimantan Barat
Gunung Palung
Bekantan
8.
Kalimantan Tengah
Kotawaringin
Tanjun Puting
Bekantan, orang  utan, banteng, babi hutan
9.
Sulawesi utara
Maspepayaroja
Penyu laut
10.
Sulawesi Tengah
Pati-pati, Lore Lindu Kalamantan dan lombuyan
Rusa dan anoa
11.
Bali
Bali Barat
Banteng dan jalak putih
12.
Nusa Tenggara Barat
Pulau Moyo
Rusa, babi hutan, ayam hutan dan burung
13.
Nusa Tenggara Timur
Padar Rinca dan Walwuul
Komodo
14.
Papua
Gunung Lorentz
Walaby, ular sanca, landak, burung nandur,kanguru pohon
Untuk menjaga kelestarian satwa Langka, maka penangkapan hewan-hewan dan juga perburuan haruslah mentaati peraturan tertentu seperti berikut ini :
a.  Para pemburu harus mempunyai lisensi (surat izin berburu).
b. Senjata untuk berburu harus tertentu macamnya.
c. Membayar pajak dan mematuhi undang-undang perburuan.
d. Harus menyerahkan sebagian tubuh yang diburunya kepada petugas sebagai tropy, misalnya tanduknya.
e. Tidak boleh berburu hewan-hewan langka.
f. Ada hewan yang boleh ditangkap hanya pada bulan-bulan tertentu
saja. Misalnya, ikan salmon pada musim berbiak di sungai tidak boleh
ditangkap, atau kura-kura pads musim akan bertelur.
g.  Harus melakukan konvensi dengan baik. Konvensi ialah aturan-aturan yang tidak tertulis tetapi harus sudah diketahui oleh si pemburu dengan sendirinya. Misalnya, tidak boleh menembak hewan buruan yang sedang bunting, dan tidak boleh membiarkan hewan buas buruannya lepas dalam keadaan terluka.

  • h. mengembangbiakkan hewan yang hampir punah
  • i. Menyediakan makanan secara alamiah
Sedangkan Suaka alam untuk perlindungan tumbuhan sebagai berikut :
NO
PROPINSI
SUAKA ALAM
JENIS HEWAN
1.
DI Aceh
Aceh Raflesia
Raflesia padma acehensis
2.
Sumatra Utara
Sibolangit
Dolok Laut
Kebun botanis
Pinus merkusi
3.
Bengkulu
Bengkulu
Raflesia Bengkulu
4.
Sumatra Barat
Batangalupuh
Beringin Sakti
Raflesia Arnoldi
Pinus benjamina
5.
Bengkulu
Bengkulu
Raflesia Bengkulu
6.
Jawa Tengah
Wijaya Kusuma
Bunga wijaya kusuma
7.
Kalimantan Barat
Mandor
Jenis anggrek


Beberapa usaha untuk melestarikan flora  :
  • a. Melakukan pengawasan secara ketat, terutama terhadap perusak hutan dan penambang liar.
  • b. Melakukan reboisasi terhadap hutan gundul
  • c. Melarang penggembalaan yang merusak hutan
  • d. Menjaga agar tidak terjadi kebakaran
  • e. Menanam pohon pengganti
  • f. Melarang ladang berpindah
  • g. Menetapkan hutan lindung
  • h. Melaksanakan tebang pilih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar